![]() |
| Rihlah dan Tadabbur Alam Alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Sarang, Rembang, yang tergabung dalam ikatan alumni asal Kebumen di Objek Wisata Sagara View of Karangbolong, Kecamatan Buayan.(ft ist) |
![]() |
| Rihlah dan Tadabbur Alam Alumni Pondok Pesantren (Ponpes) Sarang, Rembang, yang tergabung dalam ikatan alumni asal Kebumen di Objek Wisata Sagara View of Karangbolong, Kecamatan Buayan.(ft ist) |
Rihlah ini menjadi ajang silaturahmi lintas daerah sekaligus ruang refleksi spiritual untuk meneguhkan nilai keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT di tengah dinamika kehidupan modern.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Kebumen Lilis Nuryani yang datang bersama suami, Ir. Mohammad Yahya Fuad, SE. Hadir pula jajaran pimpinan OPD, Forkopimcam Buayan, serta sejumlah ulama kharismatik tingkat nasional, di antaranya K.H. Ahmad Wafi Maimoen Zubair dan K.H. Zuhrul Anam Hisyam.
Ketua Panitia, Muhamad Hayun, dalam laporannya menyampaikan bahwa peserta rihlah tidak hanya berasal dari Kabupaten Kebumen, namun juga melibatkan alumni dari berbagai daerah seperti Purworejo, Cilacap, Wonosobo, hingga Banyumas.
Ia menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kehadiran Bupati Kebumen beserta jajaran pemerintah daerah yang dinilai menjadi penyemangat tersendiri bagi para alumni.
“Kami berharap kegiatan rihlah dan tadabbur alam ini dapat terus berlanjut, dikemas lebih meriah, serta menjadi wadah pemersatu alumni dan umat,” ujar Hayun.
Sementara itu, Bupati Lilis Nuryani menyambut hangat kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa rihlah bukan sekadar perjalanan wisata, melainkan sarana ikhtiar batin untuk menjaga tradisi mengaji, berdzikir, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
“Malam ini kita berada di Sagara View, salah satu anugerah alam Kebumen. Pemandangan laut dari ketinggian bukit ini mengingatkan kita akan kebesaran Allah SWT. Semoga suasana yang indah ini menambah kekhusyukan doa-doa kita,” tutur Bupati Lilis.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kebumen untuk terus menjalin kemitraan strategis dengan para ulama dan majelis ilmu. Menurutnya, peran kiai dan jamaah sangat penting dalam merawat nilai akhlak, persaudaraan, dan harmoni sosial seiring dengan pembangunan daerah.
“Saya memohon doa dan dukungan dari para kiai serta seluruh jamaah agar jajaran Pemkab Kebumen diberi kekuatan dalam menjalankan amanah. Semoga pembangunan di Kebumen berjalan lancar, membawa manfaat luas, dan daerah kita senantiasa dijauhkan dari segala musibah,” pungkasnya.(*)