![]() |
| Salah satu ruas jalan di Kebumen yang dibangun.(ft ist) |
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) melalui Bidang Bina Marga menjelaskan bahwa anggaran fantastis tersebut merupakan hasil penyesuaian dari alokasi awal Rp171 miliar pada APBD Perubahan.
Proyek perbaikan ini dibagi dalam beberapa gelombang. Sebanyak 59 paket jalan dan 5 paket jembatan dari anggaran murni kini tengah dikebut pengerjaannya. Sementara itu, 24 paket tambahan dari anggaran perubahan bersiap masuk meja kontrak.
Beberapa ruas jalan utama yang siap diperbaiki di antaranya jalur Kabekelan–Lembupurwo, Sinungrejo–Ambalresmi, Poncowarno–Karangtengah, hingga Wadasmalang–Slepi. Pemkab menargetkan perbaikan ini mampu memangkas hambatan distribusi ekonomi sekaligus memperlancar aktivitas harian warga.
Catatan data 2025 menunjukkan bahwa dari 1.017,15 kilometer total panjang jalan kabupaten, tingkat kemantapan jalan berada di angka 73,27 persen. Dengan sisa ruas yang mengalami kerusakan ringan hingga berat, Pemkab tidak tinggal diam.
Selain proyek fisik berskala besar, Pemkab Kebumen menyiapkan dana pengaman darurat sebesar Rp15 miliar untuk pemeliharaan rutin jalan—seperti penambalan lubang dan perbaikan drainase—serta Rp1 miliar untuk perawatan jembatan agar tetap aman dilintasi.
Upaya mempercepat pembangunan ini juga diperkuat lewat jalur pusat melalui usulan Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) untuk empat ruas strategis: Mertokondo–Karangsambung, Kuwarasan–Puring, Selokerto–Buayan, dan Buayan–Jladri. Dengan langkah komprehensif ini, arus transportasi di Kebumen akan semakin lancar dan aman.(*)






