![]() |
| Anggota Bidpropam Polda Jawa Tengah bersama Sipropam Polres Kebumen saat menyalurkan bantuan 20 ribu liter air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kecamatan Alian.(ft ist) |
Penyaluran bantuan sebanyak empat tangki air tersebut difokuskan di dua titik kekeringan, yakni Dukuh Jogonayan (Desa Surotrunan) dan Dukuh Karangdadi (Desa Bojongsari). Proses distribusi dimulai sejak pukul 09.00 WIB dengan melibatkan personel gabungan dari Bidpropam Polda Jateng, Sipropam Polres Kebumen, Propam Polsek jajaran, dan Polsek Alian.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga di tengah musim kemarau panjang yang membuat sumber air mengering.
“Semoga bantuan air bersih dari kepolisian ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan air akibat musim kemarau,” ujar AKBP Putu.
Di lokasi pembagian, air bersih langsung dialirkan ke penampungan umum warga serta wadah jeriken yang sudah disiapkan masyarakat sejak pagi.
Kepala Dusun Jogonayan, Nursalim, mengungkapkan bahwa persoalan krisis air bersih di wilayahnya sudah berlangsung selama puluhan tahun setiap musim kemarau tiba. Tahun ini, kondisi kekeringan dinilai cukup parah.
Nursalim menjelaskan bahwa selama ini warga hanya mengandalkan bantuan air dari BPBD Kebumen sebanyak dua tangki per minggu karena keterbatasan kuota tingkat kabupaten.
“Terima kasih atas bantuan air bersih dari Bidpropam. Kekeringan kali ini cukup parah. Kalau sebelumnya dalam seminggu kami hanya mendapat dua tangki dari BPBD karena keterbatasan. Kami sudah meminta tambahan, tetapi kuotanya juga terbatas,” tutur Nursalim.
Upaya mandiri juga sempat dilakukan warga dengan melakukan pengeboran sumur hingga kedalaman 100 meter secara swadaya. Namun, langkah tersebut belum berhasil menemukan sumber air.
Hadirnya bantuan air bersih dari jajaran kepolisian ini menjadi angin segar bagi warga Kecamatan Alian untuk memenuhi kebutuhan dasar harian mereka di tengah kemarau.(*)











