![]() |
| Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, saat acara peletakan batu pertama transformasi Stadion Chandradimuka menjadi sport center modern.(ft ist) |
Proyek pengembangan stadion ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp5.402.545.000 dan dikerjakan selama 120 hari kalender, mulai 13 Juli hingga 9 November 2026. Sejumlah fasilitas baru akan dibangun untuk menghadirkan kawasan olahraga yang lebih aman, nyaman, dan representatif.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disdikpora Kebumen, Tri Mujiyanto, menjelaskan bahwa pembangunan tahun ini difokuskan pada renovasi area dalam stadion serta penataan kawasan barat.
"Fokus kami adalah meningkatkan kualitas fasilitas stadion sesuai standar, mulai dari ruang ganti atlet, jogging track berbasis gravel, hingga pagar stadion yang disesuaikan dengan standar FIFA. Kami juga menambah akses pintu keluar sebagai bagian dari peningkatan aspek keamanan dan keselamatan pengunjung," ujarnya.
Selain pembenahan di dalam stadion, kawasan barat akan dikembangkan menjadi area olahraga terpadu dengan pembangunan lapangan voli dan basket. Pemerintah daerah juga tengah mengupayakan perubahan status jalan di kawasan tersebut menjadi aset stadion sehingga nantinya area sport center dapat tertutup dari lalu lintas umum dan lebih aman digunakan masyarakat.
"Pengembangan Stadion Chandradimuka dirancang secara bertahap atau multiyears. Tahun ini fokus pada fasilitas stadion dan kawasan barat, sedangkan pengembangan area timur direncanakan dilanjutkan pada 2027," tambah Tri.
Kepala Disdikpora Kebumen, Agus Sunaryo, mengatakan pembangunan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan fasilitas olahraga yang layak sekaligus mempercantik wajah Stadion Chandradimuka.
"Kami akan mengawal seluruh proses pembangunan agar selesai tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran. Terima kasih kepada Ibu Bupati atas dukungan penuh sehingga peningkatan infrastruktur olahraga ini dapat segera diwujudkan," katanya.
Dalam sambutannya, Bupati Kebumen Lilis Nuryani menegaskan bahwa pembangunan Stadion Chandradimuka bukan sekadar memperbaiki infrastruktur, melainkan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mencetak atlet-atlet berprestasi.
"Pembangunan yang kita mulai hari ini merupakan langkah penting untuk menjawab harapan masyarakat. Saya meminta penyedia jasa bekerja secara profesional, menjaga kualitas pekerjaan, dan mematuhi seluruh spesifikasi teknis. Ini adalah uang rakyat, sehingga hasilnya harus benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," tegasnya.
Adapun lingkup pekerjaan pengembangan Stadion Chandradimuka tahun 2026 meliputi perbaikan running track berbasis gravel, pengadaan loker ruang ganti atlet, shower dan sanitasi toilet, pembangunan akses keamanan serta pintu darurat. Sementara di kawasan luar stadion akan dibangun lapangan voli dan basket, musala, foodcourt, gerbang kuliner, landmark di sisi utara dan selatan, pagar beton precast, serta penataan taman.
Prosesi peletakan batu pertama turut dihadiri Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, jajaran OPD, Ketua KONI Kebumen beserta pengurus cabang olahraga, perwakilan BUMD, perbankan, kontraktor pelaksana, dan konsultan pengawas. Pembangunan ini diharapkan menjadi tonggak lahirnya pusat olahraga modern yang mampu mendukung pembinaan atlet sekaligus menjadi ruang rekreasi dan gaya hidup sehat bagi masyarakat Kebumen.(*)








