![]() |
| Sebuah rumah di Dukuh Kebongkotan, Desa Arjowinangun, Kecamatan Puring terbakar akibat adanya kebocoran tabung gas.(ft ist) |
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, kebakaran terjadi sekitar pukul 19.30 WIB di rumah milik Maulud. Korban luka bakar diketahui bernama Slamet Fauzi (41), yang kini menjalani perawatan intensif di RS PKU Muhammadiyah Petanahan.
"Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kebakaran diduga dipicu kebocoran tabung gas saat regulator dipasang. Pada saat bersamaan, di dapur masih terdapat tungku kayu yang menyala sehingga api langsung menyambar gas yang bocor dan memicu letupan," jelas Kapolres, Kamis (9/7/2026).
Peristiwa bermula ketika pemilik rumah sedang memasak menggunakan tungku kayu. Tak lama kemudian, korban pulang dari warung setelah membeli tabung gas elpiji 3 kilogram. Saat regulator dipasang ke tabung, diduga terjadi kebocoran.
Karena posisi kompor gas hanya berjarak sekitar 1,5 meter dari tungku kayu yang masih menyala, gas yang keluar langsung tersambar api hingga menimbulkan letupan dan kobaran api yang dengan cepat membesar.
Api kemudian membakar kayu bakar, ranjang kayu, serta sejumlah perabot di dapur. Korban sempat berusaha memadamkan api menggunakan kain basah, karung, dan pasir sebelum akhirnya warga berdatangan membantu. Beruntung, petugas Pemadam Kebakaran Pos Petanahan segera tiba di lokasi dan berhasil menjinakkan api sebelum merembet ke bagian rumah lainnya.
Usai kebakaran berhasil dipadamkan, personel Polsek Puring bersama Tim Inafis Polres Kebumen melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari lokasi, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu tabung gas elpiji 3 kilogram, regulator, serta tungku kayu yang diduga menjadi sumber penyulut api.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Slamet Fauzi mengalami luka bakar pada kedua lengan, paha kanan, serta kedua kaki. Meski mengalami luka cukup serius, korban tiba di rumah sakit dalam kondisi sadar dan mampu berkomunikasi dengan baik. Saat ini korban masih menjalani perawatan untuk memantau perkembangan kondisinya.
Kapolres Kebumen mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati saat menggunakan tabung gas elpiji. Ia mengimbau warga segera mematikan seluruh sumber api, membuka ventilasi, serta tidak menyalakan maupun mematikan peralatan listrik apabila tercium bau gas atau diduga terjadi kebocoran.
"Keselamatan harus menjadi prioritas. Pastikan tabung, regulator, dan selang gas dalam kondisi baik agar kejadian serupa tidak kembali terjadi," tegas AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.(*)








