![]() |
| Bupati Kebumen Lilis Nuryani saat bertemu warga di kegiatan "Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge" Di Desa Pujotirto, Kecamatan Karangsambung.(ft ist) |
Program tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam mendekatkan pelayanan kesehatan hingga ke wilayah perdesaan, sehingga masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pemeriksaan medis.
Beragam layanan disediakan dalam kegiatan tersebut, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan gratis, pemeriksaan kehamilan melalui ANC Terpadu dan USG, pelayanan dokter spesialis dan subspesialis, hingga bakti sosial berupa bantuan bagi penyandang disabilitas dan keluarga kurang mampu. Selain itu, juga digelar sunatan massal bagi anak-anak.
Dalam pelaksanaannya, sebanyak 200 warga memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan spesialis, 50 warga menerima bantuan sosial, dan empat anak mengikuti program sunatan massal.
Kepala Desa Pujotirto, Giriyanto, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dipilihnya desanya sebagai lokasi pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kehadiran layanan kesehatan gratis sangat membantu masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pegunungan.
Ia mengakui jumlah peserta sunatan massal belum maksimal karena pelaksanaannya bertepatan dengan bulan Suro yang masih dianggap sakral oleh sebagian masyarakat Jawa.
"Kami mohon maaf atas segala keterbatasan dalam penyambutan di desa yang berada di puncak gunung ini. Namun, kehadiran program ini sangat berarti bagi warga kami," ujar Giriyanto.
Sementara itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengatakan pelayanan kesehatan harus dapat dirasakan seluruh masyarakat tanpa terkecuali, termasuk warga yang tinggal di daerah terpencil.
Menurutnya, program "Cerdas dan Sehat Bareng Biyunge" menjadi salah satu upaya pemerintah daerah menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan mudah diakses masyarakat.
"Kami ingin memastikan pelayanan kesehatan tidak hanya terpusat di perkotaan, tetapi juga menjangkau desa-desa yang berada di wilayah paling jauh. Melihat antusiasme masyarakat hari ini, kami semakin yakin program ini benar-benar dibutuhkan," kata Lilis.
Tak hanya fokus pada sektor kesehatan, Lilis juga menegaskan komitmen Pemkab Kebumen dalam mempercepat pembangunan infrastruktur sebagai penunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui pembangunan jalan poros Krakal–Pujotirto yang telah rampung pada tahun 2025 dengan nilai anggaran sekitar Rp4,1 miliar.
Menurutnya, akses jalan yang semakin baik diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, membuka peluang usaha, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Karangsambung.
Di akhir sambutannya, Bupati mengajak masyarakat untuk terus menjaga pola hidup sehat, memperkuat budaya gotong royong, serta menjaga kerukunan demi mewujudkan Kabupaten Kebumen yang berdaya, maju, sejahtera, dan berbudaya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten Sekda Kabupaten Kebumen, jajaran pimpinan OPD, Forkopimcam Karangsambung, PMI, Baznas, RSUD dr. Soedirman Kebumen, Puskesmas Karangsambung, serta tim akademisi dari Fakultas Kedokteran UGM yang memberikan dukungan dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.(*)








