![]() |
| Siswa siswi Masa SDN 2 Karangsari saat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).(ft ist) |
Kegiatan ini diikuti seluruh peserta didik baru, siswa kelas 2 sampai 6, para guru, serta sejumlah wali murid. Berbeda dari tahun sebelumnya, seluruh rangkaian MPLS tahun ini dikemas bernuansa budaya.
Sejak pagi, siswa diwajibkan datang mengenakan busana adat dari berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari kebaya Jawa, baju adat Bali, hingga pakaian khas daerah lain tampak mewarnai halaman sekolah.
Kepala SDN 2 Karangsari, Suwaliyah, mengatakan pemilihan tema budaya bertujuan agar anak-anak mengenal dan mencintai warisan bangsa sejak dini.
"MPLS tidak hanya pengenalan sekolah, tapi juga pengenalan budaya. Supaya anak-anak bangga dengan identitasnya sebagai bangsa Indonesia," ujar Suwaliyah.
Rangkaian kegiatan diawali dengan apel bersama seluruh peserta didik di halaman sekolah. Setelah itu dilanjutkan pawai keliling desa dan kunjungan ke kantor desa setempat.
Kemeriahan semakin terasa saat para peserta didik menampilkan atraksi pencak silat, tarian daerah, dan menyanyi lagu daerah. Penampilan tersebut disambut tepuk tangan meriah dari guru, orang tua, dan warga yang menyaksikan.
Antusiasme juga datang dari wali murid. Arumsari mengaku bangga melihat anaknya tampil dalam acara MPLS kali ini.
"Saya merasa sangat senang saat sekolah anak mengadakan acara seperti ini. Pihak sekolah juga sudah menyampaikan program jauh sebelumnya, jadi orang tua tidak mengalami kendala dalam menyiapkan kostum daerah," kata Arumsari.
Ketua Panitia MPLS, Feby Kurniawan, menegaskan kegiatan ini tidak hanya seremonial.
"Kegiatan ini bertujuan untuk melatih mental, kekompakan, dan mengasah rasa percaya diri peserta didik. Sehingga saat pembelajaran berlangsung, anak-anak tidak hanya belajar di kelas, namun juga bisa bersosialisasi dan menampilkan bakatnya," tegas Feby.
Dengan semangat "Cinta Budaya Bangsa Indonesia", MPLS di SDN 2 Karangsari diharapkan menjadi awal yang menyenangkan bagi siswa baru untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya bangsa.(*)








