![]() |
| Petugas saat memadamkan Kobaran api menghanguskan tumpukan sampah liar di sebelah barat Makam Singapatra, Kelurahan Kebumen.(ft ist) |
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 16.00 WIB. Saat itu, sejumlah warga yang berada di kawasan makam melihat kepulan asap tebal membumbung dari tumpukan sampah di sisi barat area pemakaman.
Mengetahui adanya kebakaran, sejumlah peziarah berusaha memadamkan api secara mandiri dengan mengambil air dari sumur yang berada di dekat lokasi. Namun, upaya tersebut belum berhasil karena kobaran api semakin membesar akibat banyaknya material mudah terbakar di lokasi pembuangan sampah liar.
Warga kemudian segera melaporkan kejadian itu kepada petugas pemadam kebakaran dan Polsek Kebumen. Tak berselang lama, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman sekaligus pengamanan area agar api tidak merembet ke lokasi lain.
"Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel segera mendatangi lokasi untuk membantu proses pemadaman sekaligus mengamankan area sekitar agar api tidak meluas," ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Jumat (10/7/2026).
Dalam penanganan peristiwa tersebut, Kapolsek Kebumen AKP Wayan Sukedana bersama anggotanya turut berada di lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), membantu proses pemadaman, serta melakukan pendataan terhadap para saksi.
Setelah berjibaku selama kurang lebih empat jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 20.00 WIB. Petugas kemudian melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang berpotensi memicu kebakaran kembali.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran tumpukan daun kering yang kemudian merembet ke area pembuangan sampah liar.
Meski sempat menimbulkan kepanikan warga, Kapolres memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam kejadian tersebut.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah maupun daun kering, terutama di musim kemarau ketika kondisi lingkungan lebih mudah terbakar.
"Kesadaran masyarakat sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya kebakaran serupa. Hindari membakar sampah tanpa pengawasan dan pastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan," tegasnya.(*)








