![]() |
| Salah satu ruas jembatan dan jalan di wilayah utara kebumen.(ft ist) |
Sebagai wujud transparansi informasi kepada publik, Bupati Lilis menguraikan secara mendetail deretan proyek perbaikan jalan serta jembatan di kawasan Sadang. Program tersebut mencakup alokasi anggaran tahun 2026 serta proyeksi rencana untuk tahun 2027, dengan target agar pemerataan pembangunan dapat dirasakan langsung hingga ke pelosok desa.
"Impian saya adalah melihat Sadang tumbuh menjadi kecamatan yang maju dan sejahtera, tidak tertinggal seperti masa lalu. Karena itulah saya rutin meninjau wilayah ini, bahkan sampai ke ujung Desa Kedunggong untuk menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sekaligus memantau yayasan ODGJ yang memerlukan kepedulian kita bersama," tutur Bupati Lilis.
Rincian Agenda Pembangunan Infrastruktur
Berikut adalah rincian program kerja infrastruktur di Kecamatan Sadang yang dipaparkan oleh Bupati Kebumen:
Alokasi Anggaran Tahun 2026:
Tahap awal pembangunan Jalan Lingkar Selatan Karangsambung - Sadang.
Pembenahan ruas Jalan Wadasmalang - Sadangkulon.
Pembenahan ruas Jalan Wadasmalang - Slipi.
Perawatan Jembatan Wonosari Sadang
Rencana Anggaran Tahun 2027:
Kelanjutan proyek Jalan Lingkar Selatan Karangsambung - Sadang.
Perbaikan akses Jalan Sadang Kulon - Cangkring.
Perbaikan akses Jalan Sadangkulon - Srisip.
Pembenahan jalur transportasi Sadangwetan - Kedunggong
Fokus pada Pendidikan dan Kolaborasi Masyarakat
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lilis juga memberikan apresiasi tinggi atas kontribusi nyata Muhammadiyah di Sadang melalui bidang dakwah, pelayanan kesehatan, aksi sosial, hingga pengembangan amal usaha. Menurutnya, Sadang tidak hanya kaya akan potensi alam yang indah, tetapi juga didukung oleh nilai-nilai keislaman dan semangat gotong royong warga yang masih terjaga erat.
Selain fokus pada infrastruktur fisik, perhatian khusus juga diberikan pada sektor pendidikan serta upaya pengentasan kemiskinan. Bupati mengingatkan para orang tua agar lebih bijak dan membatasi pemakaian gawai (handphone) pada anak-anak mereka.
"Masa depan anak-anak harus kita arahkan secara serius dengan mendorong mereka fokus belajar, bukan membiarkannya larut bermain HP. Kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan adalah melalui peningkatan kualitas pendidikan," jelasnya menambahkan.
Sebagai penutup arahannya, Bupati Lilis mengajak Muhammadiyah bersama seluruh organisasi keagamaan, tokoh ulama, serta elemen masyarakat di Kecamatan Sadang untuk saling bersinergi dengan pemerintah daerah demi mengoptimalkan pelayanan publik dan mendongkrak perekonomian wilayah.(*)








