![]() |
| Ratusan siswa siswi SMA Negeri 1 Buluspesantren saat mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026.(ft ist) |
Selama sepekan, Senin–Jumat (17/7/2026), 211 siswa baru kelas X disambut dengan tema "Ramah dan Menyenangkan". Tujuannya satu: bikin anak-anak nyaman, cepat adaptasi, dan merasa aman di rumah kedua mereka.
Kepala SMAN 1 Buluspesantren, Trisni Atmawati, menyebut kegiatan ini berjalan sesuai pedoman dari pemerintah pusat. Tapi kemasannya dibuat beda.
"Kami ingin anak-anak masuk sekolah dengan senyum, bukan dengan rasa takut. Lewat tema Ramah dan Menyenangkan, kami bekali mereka supaya cepat kenal budaya sekolah dan bisa belajar dengan tenang," kata Trisni.
Selama MPLS, siswa baru diajak mengenal kurikulum, ekstrakurikuler, sampai cara bermedia sosial yang aman. Ada juga pelatihan baris-berbaris untuk melatih kedisiplinan.
Biar nggak monoton, sekolah mendatangkan pemateri dari berbagai instansi sesuai bidangnya. Puncaknya, ada parade ekstrakurikuler. Dari Pramuka, PMR, sampai klub seni, semua tampil. Tujuannya biar siswa baru langsung tahu mau gabung ke mana untuk kembangkan bakat.
Kreasi seni dari siswa baru juga jadi penutup yang meriah. Tawa, tepuk tangan, dan semangat terasa di sepanjang acara.
Di hari terakhir, seluruh siswa baru mengikuti "Deklarasi Murid Indonesia Hebat". Isinya komitmen untuk jadi pelajar berkarakter, disiplin, berprestasi, dan yang paling penting: saling menghargai.
"Kami ingin SMA N 1 Buluspesantren jadi tempat yang aman dan nyaman. Nol kekerasan, nol bullying. Semua berhak belajar dengan tenang," tegas Trisni.
Ia juga berpesan agar 211 siswa baru ini memanfaatkan 3 tahun ke depan sebaik-baiknya.
"Jadikan sekolah ini tempat menimba ilmu sebanyak-banyaknya dan membentuk karakter hebat. Itu modal kalian untuk masa depan," pesannya.
Dengan suasana MPLS yang cair dan positif, SMA N 1 Buluspesantren berharap siswa baru bisa langsung fokus belajar tanpa beban.(*)








