Dari Desa Tanahsari, Jas Hujan Kebumen Tumbuh Jadi Kekuatan Ekonomi Baru


Enstein Group saat menggelar silaturahmi UMKM di Trio Azana Style Hotel.(ft ist) 
KEBUMEN, (seputarkebumen.com)- Siapa sangka, dari balik rumah-rumah sederhana di pelosok desa, lahir industri jas hujan dengan omzet yang mencengangkan. Inilah potret geliat ekonomi kreatif di Kabupaten Kebumen yang kini mulai mencuri perhatian.

Salah satu motor penggeraknya adalah Enstein Group, pelaku usaha yang tumbuh dari Desa Tanahsari dan sekitarnya. Berawal dari skala rumahan, usaha ini kini menjelma menjadi kekuatan ekonomi baru di sektor perlengkapan musim hujan.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap loyalitas pelanggan, Enstein Group menggelar silaturahmi UMKM di Trio Azana Style Hotel, Minggu (19/4/2026). Acara tersebut berlangsung meriah dengan pembagian hadiah spektakuler, mulai dari lima unit sepeda motor bagi pelanggan dengan poin belanja tertinggi, hingga berbagai hadiah elektronik seperti televisi, kulkas, mesin cuci, dan kipas angin.

Kehadiran Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menjadi sorotan tersendiri. Ia mengaku takjub melihat perkembangan industri jas hujan yang tumbuh dari rumah-rumah warga.

“Saya benar-benar bangga. Tidak menyangka dari rumah-rumah sederhana bisa lahir produksi jas hujan dengan skala besar. Ini bukti nyata masyarakat Kebumen mampu menciptakan lapangan kerja sendiri,” ujar Lilis dalam sambutannya.

Bupati juga memberikan apresiasi khusus kepada H. Soderi, sosok di balik Enstein Group, yang dinilai berhasil membangun ekosistem usaha berbasis masyarakat. Ia menilai potensi perajin di wilayah Bojongsari dan Tanahsari sangat besar dan layak untuk terus didorong.

Menurutnya, UMKM tetap menjadi tulang punggung ekonomi daerah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kebumen berkomitmen untuk terus memberikan dukungan melalui pelatihan, bantuan usaha, hingga membuka akses pasar yang lebih luas agar produk lokal mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Sebagai tindak lanjut, Bupati menjadwalkan kunjungan langsung ke sentra produksi di Tanahsari. Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan gambaran lebih dekat tentang proses produksi sekaligus menyerap aspirasi para pelaku usaha.

Menutup acara, Bupati turut mengundi dua hadiah utama berupa sepeda motor matic, yang disambut antusias para peserta.

Melalui momentum ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara pemerintah dan pelaku usaha, sehingga UMKM Kebumen tidak hanya bertahan, tetapi juga terus “naik kelas” di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis.(*)