![]() |
| Mobil Mitsubishi SS bernomor polisi AA-1967-GJ hangus terbakar kobaran api.(ft ist) A |
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, peristiwa terjadi sekitar pukul 22.45 WIB. Saat itu mobil melaju dari arah barat menuju timur di jalur nasional.
“Sesampainya di sebelah timur SPBU Klapagada Sruweng, kendaraan tiba-tiba mengeluarkan api,” terang AKBP Putu, Kamis, 5 Maret 2026.
Melihat api mulai membesar, sopir bersama dua penumpangnya panik dan langsung melompat keluar dari kendaraan untuk menyelamatkan diri. Namun diduga mesin mobil masih dalam keadaan hidup sehingga kendaraan terus melaju tanpa kendali ke arah timur sebelum akhirnya berbelok ke selatan.
Dalam kondisi terbakar, mobil tersebut menabrak satu unit Honda Accord bernomor polisi B-1968-NBD yang terparkir di depan rumah warga. Kendaraan kemudian terus meluncur hingga menghantam bangunan pabrik genteng.
Benturan keras membuat kobaran api semakin membesar dan sempat membakar sebagian bangunan pabrik. Warga yang mengetahui kejadian itu segera melaporkan ke Polsek Sruweng.
Petugas kepolisian kemudian berkoordinasi dengan pemadam kebakaran Kabupaten Kebumen untuk melakukan pemadaman. Api akhirnya berhasil dijinakkan sekitar 15 menit kemudian.
Akibat kejadian itu, tiga orang yang berada di dalam mobil mengalami luka bakar dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Sopir mobil, Nurhidayat (27), warga Desa Padureso, Kecamatan Padureso, mengalami luka bakar pada wajah dan sebagian besar tubuhnya. Ia kini menjalani perawatan di RS PKU Muhammadiyah Sruweng.
Penumpang depan, Jamil Nur Awaludin (19), yang juga warga Padureso, mengalami luka bakar pada tangan kiri serta kedua kakinya. Sementara penumpang belakang, Dedi Riyanto (27), warga Kabupaten Purworejo, mengalami luka lecet pada bagian kaki. Ketiganya dalam kondisi sadar saat dievakuasi warga menuju rumah sakit.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut menyebabkan kerugian material yang ditaksir mencapai sekitar Rp30 juta. Kerusakan meliputi kendaraan Mitsubishi SS yang terbakar habis, mobil Honda Accord yang tertabrak, serta sebagian bangunan pabrik genteng yang ikut terbakar.
Sejumlah personel gabungan dari Unit Gakkum Satlantas Polres Kebumen, Polsek Sruweng, Satreskrim, Tim Inafis, Koramil Sruweng, hingga petugas PLN dan Damkar diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara sekaligus pengamanan.
Hingga kini, penyebab pasti munculnya api masih dalam proses penyelidikan pihak kepolisian.
“Sumber api belum dapat dipastikan karena sopir dan penumpang masih menjalani perawatan sehingga belum bisa dimintai keterangan secara mendalam,” pungkas AKBP Putu.(*)









