Kejar Kenyamanan Pemudik, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kebumen Genjot Perbaikan 17 Ruas Jalan


Pekerja dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kebumen (DPUPR) saat memperbaiki ruas jalan yg rusak.(ft ist) 
KEBUMEN, (seputarkebumen.com)-Menyambut arus mudik Lebaran, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kebumen (DPUPR) tancap gas memperbaiki 17 ruas jalan strategis di berbagai wilayah. Langkah ini dilakukan untuk memastikan perjalanan pemudik lebih aman, nyaman, dan lancar saat memasuki puncak arus pulang kampung.

Perbaikan difokuskan pada jalur-jalur utama yang menjadi akses vital pemudik sekaligus ruas yang selama ini banyak dikeluhkan warga karena kerusakan cukup parah. Beberapa ruas yang masuk daftar prioritas di antaranya Jalan Bocor–Kejayan, Muktisari–Bocor, Buayan–Jladri, Jalan Pemuda Kutowinangun, serta Wonosari–Sruni, beserta sejumlah titik lain yang kondisinya mendesak untuk ditangani.

Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kebumen, Kurnia Hadi, mengungkapkan total anggaran yang digelontorkan untuk proyek ini mencapai sekitar Rp33,3 miliar. Anggaran tersebut mencakup pembangunan dan perbaikan jalan, penanganan jembatan, hingga pemeliharaan berkala di beberapa titik.

“Sejumlah paket pekerjaan kami lelang lebih awal agar bisa dikerjakan sebelum Lebaran. Fokus utama saat ini adalah menangani jalan rusak berat, terutama yang berlubang, supaya bisa segera aman dilalui,” ujar Kurnia, Rabu (4/3/2026).

Untuk tahap awal, pengerjaan difokuskan pada penanganan darurat seperti penutupan lubang dan perbaikan fondasi jalan. Langkah ini diprioritaskan demi meminimalkan risiko kecelakaan dan kemacetan saat volume kendaraan meningkat tajam.

Sementara itu, pekerjaan konstruksi lanjutan seperti pengaspalan dan pengecoran beton dijadwalkan berlangsung setelah Lebaran, sehingga tidak mengganggu arus mudik dan balik.

Kurnia menegaskan, ruas Muktisari–Bocor dan Bocor–Kejayan menjadi perhatian khusus karena kondisinya yang cukup memprihatinkan dan kerap dikeluhkan pengendara.

“Di ruas tersebut sudah ada rekanan yang bekerja. Saat ini proses rekonstruksi fondasi masih berjalan. Untuk pengaspalan dan penyempurnaan akan dilanjutkan setelah Lebaran,” jelasnya.

DPUPR memastikan, setelah 17 ruas prioritas ini rampung, program perbaikan akan terus berlanjut ke wilayah lain, termasuk kawasan perbukitan dan daerah-daerah yang membutuhkan penanganan lanjutan.

Dengan langkah percepatan ini, pemerintah daerah berharap tradisi mudik tahun ini bisa berlangsung lebih lancar, tanpa dihantui jalan berlubang dan kerusakan yang membahayakan pengguna jalan.(*)