Kapolres Cup Mobile Legends di Mapolres Kebumen Meriah, 32 Tim Pelajar Adu Strategi


Turnamen gim daring Mobile Legends: Bang Bang di ajang Kapolres Cup di Gedung Tribrata Polres Kebumen.(ft ist) 
KEBUMEN, (seputarkebumen.com)- Suasana berbeda tampak di Gedung Tribrata Mapolres Kebumen. Puluhan pelajar dari berbagai SMA dan SMK di Kabupaten Kebumen berkumpul untuk mengikuti turnamen gim daring Mobile Legends: Bang Bang dalam ajang Kapolres Cup, yang digelar pada 7–8 Maret 2026.

Turnamen yang diinisiasi Polres Kebumen bekerja sama dengan Kebumen E-Sport Community ini diikuti 40 tim. Sebanyak 32 tim berasal dari kalangan pelajar SMA dan SMK, sementara delapan tim lainnya merupakan tim internal Polres Kebumen.

Para peserta bersaing memperebutkan total hadiah Rp4,5 juta, 25.500 diamond Mobile Legends, serta sertifikat.

Selama dua hari pertandingan, suasana kompetisi berlangsung meriah. Setiap tim menunjukkan strategi, kerja sama, dan kemampuan bermain yang solid. Pertandingan juga disaksikan langsung oleh para pendukung yang memadati Gedung Tribrata Mapolres Kebumen.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, turnamen tersebut menjadi salah satu upaya Polres Kebumen untuk menjalin kedekatan dengan generasi muda melalui kegiatan positif yang mereka gemari.

“Turnamen ini kami rencanakan akan rutin dilaksanakan. Harapannya Polres Kebumen bisa semakin dekat dengan para pelajar melalui kegiatan yang mereka sukai,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, Senin (9/3/2026).

Dalam kompetisi tersebut, tim Esport Prembun dari SMA Negeri 1 Prembun berhasil keluar sebagai juara pertama. Posisi runner-up diraih Marone D dari SMK Maarif 1 Kebumen, sementara Marone Academy dari SMK Maarif 1 Kebumen menempati posisi ketiga.

Adapun peringkat keempat diraih Smenza Esport dari SMK Negeri 1 Kebumen. Posisi kelima ditempati Es Teh Panas dari SMA Negeri 1 Kebumen, disusul Kiseki no Sedai dari SMA Negeri 1 Klirong di peringkat keenam.

Sementara peringkat ketujuh diraih Kapal Karam dari SMK Negeri 2 Kebumen, dan Mie Ayam dari SMK Muhammadiyah Kutowinangun berada di posisi kedelapan.

Ridho, salah satu pemain dari Marone Academy yang meraih juara ketiga, mengaku senang bisa mengikuti turnamen yang digelar di lingkungan kepolisian. Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru bagi para pemain.

“Kapan lagi ada turnamen di kantor polisi. Biasanya orang datang ke kantor polisi karena ditilang. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena memberi dampak positif bagi masyarakat, khususnya pelajar,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Anwar, pemain dari Esport Prembun yang berhasil meraih juara pertama. Ia menilai turnamen tersebut memberikan pengalaman berbeda bagi para peserta.

“Ini pertama kali ada lomba Mobile Legends di Polres Kebumen. Menambah pengalaman baru bagi kami. Ternyata polisi juga punya hobi yang sama. Semoga Polres Kebumen bisa mengadakan turnamen lagi supaya kami bisa terus menunjukkan bakat,” katanya.(*)