![]() |
| Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, saat meninjau gedung Bulog di Selang.(ft ist) |
Peninjauan dilakukan usai Bupati membuka kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) di halaman parkir Pendopo Kabumian. Dalam kunjungan tersebut, Lilis didampingi Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas) Maino Dwi Hartono, bersama jajaran asisten Sekda serta pimpinan OPD terkait.
“Insyaallah stoknya mencukupi sampai setelah Lebaran,” ujar Lilis.
Hal itu juga diperkuat keterangan Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Magelang, M Ihsan Suraadilaga, yang turut mendampingi peninjauan.
Berdasarkan data terbaru, stok beras di Gudang BULOG Kebumen saat ini mencapai 10.567.821 kilogram atau sekitar 10,5 ribu ton. Selain itu, tersedia pula beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 184.935 kilogram, serta 219.670 kilogram beras bantuan pangan.
Untuk memperkuat cadangan pangan nasional, BULOG juga telah menyerap 11.100 ton gabah kering panen dari petani.
Saat ini Kabupaten Kebumen memiliki dua unit gudang BULOG, dan ke depan direncanakan akan ditambah menjadi empat hingga lima unit guna memperkuat kapasitas penyimpanan.
Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono, menambahkan bahwa secara nasional stok beras pemerintah saat ini mencapai 1,7 juta ton.
“Jumlah ini sangat mencukupi untuk kebutuhan puasa, Lebaran, bahkan sampai akhir tahun, apalagi kita sedang memasuki masa panen raya,” jelasnya.
Selain menjaga ketersediaan stok, pemerintah juga berkomitmen melindungi kesejahteraan petani melalui penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP).
Saat ini HPP ditetapkan sebesar Rp6.500 per kilogram untuk Gabah Kering Panen (GKP) dan Rp5.500 per kilogram untuk jagung.
Dengan cadangan pangan yang melimpah, Bupati Lilis mengimbau masyarakat agar tidak perlu khawatir ataupun melakukan panic buying.
Ia mengajak masyarakat tetap berbelanja secara bijak agar stabilitas harga dan pasokan pangan di pasar tetap terjaga selama Ramadan hingga perayaan Idulfitri.(*)









