![]() |
| Kegiatan Tarawih dan Silaturahim (Tarhim) putaran kedua tingkat Kabupaten Kebumen yang digelar di Gedung Tribrata Polres Kebumen.(ft ist) |
Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Kebumen Lilis Nuryani bersama jajaran Forkopimda, Staf Ahli, dan para pimpinan OPD. Turut hadir Wakapolres Kebumen, para Pejabat Utama (PJU), Kepala Kantor Kemenag, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Mewakili Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna, Wakapolres Kompol Faris Budiman menyampaikan sambutan hangat sekaligus ajakan untuk terus memperkuat kolaborasi. Ia menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, serta ulama menjadi fondasi utama dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan sejuk.
“Kebersamaan ini adalah energi bagi kami. Mari kita jaga kesucian Ramadan dengan memastikan lingkungan tetap kondusif. Hindari petasan, perang sarung, balap liar, maupun bentuk kenakalan remaja lainnya yang bisa mengganggu kekhusyukan ibadah,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Lilis Nuryani menyampaikan apresiasi atas dedikasi jajaran Polres Kebumen yang tetap siaga di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang berbuka, tarawih, hingga sahur.
“Rasa aman tidak hadir begitu saja, tetapi lahir dari kerja bersama dan komitmen untuk melayani. Saya mengapresiasi personel Polri yang tetap bertugas, bahkan rela mengorbankan waktu bersama keluarga, demi memastikan masyarakat dapat beribadah dengan tenang,” ujar Lilis.
Suasana semakin khidmat saat tausiyah disampaikan oleh Drs Hamid MPdI. Mengutip Surat Al-Baqarah ayat 185, ia mengingatkan bahwa Ramadan adalah bulan turunnya Al-Qur’an dan hadirnya malam Lailatul Qadar yang penuh keberkahan.
Menurutnya, tanda seseorang meraih kemuliaan Lailatul Qadar tercermin dari akhlak sehari-hari—menjauhi dusta, tidak menggunjing, serta tidak mengadu domba.
Rangkaian Tarhim ditutup dengan salat tarawih berjamaah 11 rakaat yang dipimpin Kyai Ali Maksum, imam Musala Assaraa Polres Kebumen. Kebersamaan malam itu menjadi simbol kuatnya soliditas Forkopimda dan masyarakat dalam menjaga Kebumen tetap aman, damai, dan religius sepanjang Ramadan.(*)









