![]() |
| Proses evakuasi korban yg tenggelam saat berenang di Kedung Pakuran, Dusun Watu Derum, Desa Pakuran, Kecamatan Sruweng.(ft ist) |
Korban diketahui bernama Dzildan Alvino Ferdianto (15), warga Desa Pekunden, Kecamatan Kutowinangun. Peristiwa memilukan tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, saat korban bersama tiga temannya bermain dan mandi di aliran sungai tersebut.
Kapolres Kebumen AKBP Eka Baasith Syamsuri melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi, korban datang ke lokasi kedung untuk berenang bersama rekan-rekannya.
“Korban bersama tiga temannya mandi dan berenang di kedung. Namun, lokasi kedung cukup dalam dan korban diduga tidak memiliki kemampuan berenang,” ungkap Kompol Faris.
Saat korban masuk ke bagian kedung yang lebih dalam, ia langsung tenggelam. Teman-temannya sempat berupaya memberikan pertolongan, namun tidak berhasil karena mereka juga tidak bisa berenang.
“Para saksi sempat mencoba menolong, namun upaya tersebut gagal. Warga sekitar kemudian berdatangan setelah mendengar teriakan minta tolong,” lanjutnya.
Korban akhirnya berhasil dievakuasi warga ke tepi sungai. Namun, saat dilakukan pemeriksaan awal, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke perangkat desa dan diteruskan ke Polsek Sruweng.
Petugas gabungan dari Polsek Sruweng, Polres Kebumen, Tim Inafis, tenaga medis Puskesmas Sruweng, unsur TNI, serta pemerintah desa setempat langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pendataan saksi, serta pemeriksaan medis awal.
Hasil pemeriksaan Tim Inafis dan tenaga medis memastikan korban meninggal dunia akibat tenggelam. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka akibat benda tajam atau tumpul. Pihak keluarga juga menyatakan menolak dilakukan autopsi lanjutan.
Sejumlah barang milik korban ditemukan di sekitar lokasi kejadian, di antaranya pakaian, sandal, telepon genggam, uang tunai, serta sepeda motor yang digunakan korban menuju kedung.
Atas kejadian tersebut, Polres Kebumen mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih mengawasi aktivitas anak-anak dan mengingatkan untuk tidak bermain di lokasi berbahaya guna mencegah terulangnya kejadian serupa.(*)












