Jumat Curhat, Kapolres Kebumen Serap Aspirasi Kelompok Wanita Tani Pejagoan


Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama saat menyapa masyarakat melalui kegiatan Jumat Curhat bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Pejagoan, Kecamatan Pejagoan,(ft ist) 

PEJAGOAN, (seputarkebumen.com)-Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama turun langsung menyapa masyarakat melalui kegiatan Jumat Curhat bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) di Desa Pejagoan, Kecamatan Pejagoan, Jumat, 30 Januari 2026. Dialog hangat yang digelar di Gedung Lumbung Pangan desa setempat itu berlangsung penuh keakraban dan disambut antusias para ibu-ibu petani.

Sejak pagi, anggota KWT tampak memadati lokasi kegiatan. Mereka memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari situasi keamanan lingkungan, kebutuhan sosial masyarakat, hingga harapan dukungan terhadap aktivitas pertanian yang menjadi penopang ekonomi keluarga.

Kapolres Kebumen menegaskan, Jumat Curhat merupakan ruang dialog terbuka yang sengaja dihadirkan Polri agar semakin dekat dengan masyarakat. Melalui kegiatan ini, Polri ingin mendengar langsung suara warga tanpa sekat maupun jarak.

“Jumat Curhat adalah wadah komunikasi dua arah. Kami ingin tahu langsung apa yang dirasakan masyarakat, apa kendalanya, dan apa yang bisa kami bantu. Keamanan dan ketertiban tidak bisa dibangun sendiri, tapi harus dikerjakan bersama,” ujar AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Ia menjelaskan, tujuan utama program Jumat Curhat adalah memperkuat hubungan emosional dan kepercayaan antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan yang humanis. Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan di lapangan dapat diidentifikasi lebih cepat untuk segera dicarikan solusi.

Selain menjadi sarana menyampaikan keluhan, kegiatan ini juga mendorong masyarakat berperan aktif sebagai mitra Polri dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

“Jika komunikasi sudah terjalin baik, potensi gangguan keamanan bisa dicegah sejak dini. Setiap masukan masyarakat menjadi bahan evaluasi kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga meninjau langsung lahan pertanian milik KWT Puspita Pejagoan. Ia melihat aktivitas budidaya sayuran yang dikelola para ibu-ibu sekaligus menyerap aspirasi terkait pengembangan pertanian lokal.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap petani lokal, Kapolres turut memetik kembang kol yang telah siap panen. Aksi sederhana itu disambut dengan senyum dan antusiasme anggota kelompok wanita tani.

Menurut Kapolres, hasil pertanian KWT Puspita Pejagoan menunjukkan kualitas yang sangat baik dan memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan keluarga maupun desa. Ia menilai peran ibu-ibu dalam sektor pertanian tidak kalah produktif dan patut diapresiasi.

Kapolres berharap semangat kelompok wanita tani terus tumbuh dan berkembang, sekaligus menjadi inspirasi bagi desa lain dalam mengelola lumbung pangan dan pertanian produktif berbasis masyarakat.

Pada kegiatan tersebut, Kapolres Kebumen juga menyalurkan bantuan sosial kepada KWT Puspita Pejagoan. Bantuan itu diharapkan dapat memberikan manfaat serta menambah motivasi bagi para anggota kelompok tani dalam mengembangkan usaha pertanian mereka.(*)