Lupa Cabut Steker Mesin Gerinda, Rumah di Puring Hangus Dilalap Si Jago Merah


Kondisi rumah warga di Dusun Suwuk, Desa Tambakmulyo, Kecamatan Puring ludes terbakar api.(ft ist) 

KEBUMEN, (seputarkebumen.com)- Kelalaian kecil berujung fatal dialami seorang warga di Dusun Suwuk, Desa Tambakmulyo, Kecamatan Puring, Kebumen. Rumah miliknya hangus terbakar setelah mengabaikan mesin gerinda yang masih tercolok ke terminal listrik rusak usai digunakan, Jumat (25/9/2026) siang.

​Peristiwa melanda permukiman warga tersebut terjadi sekitar pukul 14.10 WIB. Kebakaran bermula ketika pemilik rumah meninggalkan huniannya untuk pergi ke warung. Saat itu, ia baru saja selesai memotong besi menggunakan mesin gerinda, tetapi lupa mencabut stekernya dari stopkontak.

​Kepala Kepolisian Resor Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menjelaskan bahwa korsleting listrik menjadi pemicu utama munculnya kobaran api. Apalagi, terminal listrik yang dipakai sebelumnya sempat meleleh namun tetap dipaksakan untuk mengoperasikan peralatan berdaya besar.

​"Keterangan pemilik rumah dan hasil olah TKP mengarah pada korsleting listrik. Terminal listrik yang pernah meleleh tersebut masih digunakan untuk menyalakan gerinda sebelum ditinggal pergi," ungkap AKBP Putu.

​Asap tebal pertama kali disadari oleh Sutoyo (68), warga setempat yang sedang memotong daun kelapa sekitar 50 meter dari lokasi kejadian. Sutoyo langsung meminta bantuan warga lain, Mursiman (50), untuk memanggil pemadam kebakaran serta melapor ke Polsek Puring.

​Konstruksi bangunan yang sebagian besar memadukan kayu, kalsibot, serta kerangka bambu membuat si jago merah merambat dengan cepat. Petugas gabungan dari Polsek Puring, Tim Inafis Polres Kebumen, Koramil, pihak kecamatan, dan Damkar Pos Petanahan yang tiba di lokasi langsung berjibaku menjinakkan api serta melakukan olah tempat kejadian perkara.

​Meskipun tidak ada korban jiwa, sejumlah barang berharga hangus tak tersisa, meliputi:

​Elektronik (Kulkas, dispenser, ponsel, dan mesin gerinda), Perabot rumah tangga (Kasur dan lemari plastik) dan komponen bangunan (Meteran listrik dan dinding rumah)

​Beruntung, kobaran api berhasil dilokalisasi sehingga area kandang kambing serta mesin pompa air di bagian belakang rumah selamat dari lalapan api.

​Atas insiden ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap penggunaan alat elektronik. Warga diminta selalu mencabut peralatan berdaya besar usai digunakan serta segera mengganti stopkontak atau kabel yang mengelupas dan pernah meleleh guna mencegah kejadian serupa.(*)