Wujudkan Keadilan Pembangunan, Pemkab Kebumen Percepat Perbaikan Jalan Perbatasan dan Penghubung


Pembangunan infrastruktur ruas jalan di Kebumen.(ft ist) 
KEBUMEN, (seputarkebumen.com)-Pemerintah Kabupaten Kebumen terus menggenjot percepatan dan pemerataan infrastruktur hingga ke wilayah perbatasan. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh masyarakat, baik di pusat kota maupun pelosok desa, dapat merasakan keadilan pembangunan secara merata.

Upaya tersebut ditunjukkan langsung oleh Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, saat meninjau tiga proyek infrastruktur jalan pada Rabu (12/8/2026).

1. Ruas Wadasmalang–Slepi: Jangkau Wilayah Utara dan Perbatasan

Peninjauan diawali di ruas Jalan Wadasmalang–Slepi, jalur strategis di wilayah utara yang menghubungkan Desa Wadasmalang (Kecamatan Karangsambung, Kebumen) dengan Desa Kumejing (Kecamatan Wadaslintang, Wonosobo).

Saat ini, progres pengerjaan fisik pemeliharaan berkala di jalur tersebut telah mencapai 64,98 persen.

"Hari ini saya berada di ruas Jalan Wadasmalang–Slepi, salah satu ruas jalan di wilayah utara Kebumen yang cukup jauh dari pusat perkotaan. Saat ini pekerjaan pemeliharaan berkala sedang berjalan, dan progresnya sudah mencapai sekitar 64,98 persen," ujar Bupati Lilis saat meninjau lokasi.

Penanganan tahun ini difokuskan pada pengecoran jalan beton sepanjang 530 meter dengan lebar 5 meter. Karena pengerjaannya bertahap, sisa ruas jalan yang membutuhkan perbaikan telah diprogramkan masuk dalam APBD Perubahan 2026.

Detail Proyek Wadasmalang–Slepi:

01. Sumber Dana: APBD Kabupaten Kebumen T.A. 2026 (DAU)

Nilai Kontrak: Rp1.679.673.000

Waktu Pelaksanaan: 120 Hari Kalender

Pelaksana: CV Zahna Mandiri

Konsultan Perencana: CV Adhi Jaya Consultant

Konsultan Pengawas: CV Amanah Barokah

2. Ruas Muktisari–Bocor: Rampung 100% dan Lanjut Tahap Berikutnya

Rangkaian peninjauan dilanjutkan ke ruas Jalan Muktisari–Bocor yang menghubungkan Kecamatan Kebumen dan Kecamatan Buluspesantren. Jalan sepanjang 1,5 kilometer dengan lebar 6 meter ini telah selesai digarap 100 persen dan sudah dirasakan manfaatnya oleh warga.

Saat menyapa warga di Pasar Bedug, Desa Tanjungsari, Bupati Lilis mendapat apresiasi sekaligus aspirasi agar perbaikan jalan diteruskan ke arah utara. Menanggapi hal tersebut, Bupati memastikan sisa ruas menuju perempatan Muktisari akan dirampungkan tahun ini.

"Jalan ini merupakan penghubung Kecamatan Kebumen dengan Buluspesantren, akses ke Jogja, jalan anak sekolah, pasar, hingga jalur wisata. Nanti tahun ini melalui APBD Perubahan akan diselesaikan sampai ke Jalan Nasional (perempatan Muktisari)," jelasnya.

3. Ruas Pandan–Tanggulangin: Angin Segar Warga Klirong

Peninjauan diakhiri di ruas Jalan Pandan–Tanggulangin, Kecamatan Klirong. Perbaikan jalan sepanjang 528 meter dan lebar 4 meter ini menjadi solusi atas keluhan warga yang sebelumnya harus melintasi jalan berlubang.

Proyek senilai Rp1.680.230.000,00 ini diharapkan mampu mendongkrak mobilitas warga serta menggerakkan roda perekonomian lokal secara signifikan.

Komitmen Pemerataan Pembangunan

Melalui perbaikan jalan-jalan strategis ini, Pemkab Kebumen berkomitmen untuk terus meningkatkan aksesibilitas warga, mempermudah mobilitas ke fasilitas umum (sekolah, kesehatan, pasar), dan merangsang pertumbuhan ekonomi lokal.

"Kami selalu mengupayakan pembangunan infrastruktur di wilayah-wilayah yang jauh dari pusat kota agar tidak ada masyarakat yang merasa tertinggal. Dengan akses yang semakin baik, mobilitas meningkat, ekonomi berkembang, dan secara bertahap dapat mengurangi kantong kemiskinan," tegas Bupati Lilis menutup rangkaian peninjauannya.(*)