Jembatan Daslim Sidoagung Rampung, Warga Tak Perlu Memutar Lagi; Pemkab Lanjutkan Perbaikan Jalan Tanggeran–Plarangan


Jembatan Daslim/Sidoagung selesai dibangun 100 persen dan sudah dapat dilalui kendaraan.(ft ist) 
KEBUMEN, (seputarkebumen.com)- Bupati Kebumen Lilis Nuryani didampingi jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kebumen meninjau sejumlah proyek infrastruktur jalan dan jembatan, Jumat (31/7/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas hasil pekerjaan fisik Tahun Anggaran 2026 sekaligus mendengarkan langsung tanggapan dan aspirasi masyarakat.

Titik peninjauan pertama berada di ruas Jalan Klirong–Petanahan. Ruas jalan sepanjang 5,37 kilometer ini menghubungkan pusat Kecamatan Klirong dengan Kecamatan Petanahan.

Pemeliharaan berkala pada ruas tersebut dilakukan melalui pengaspalan menggunakan lapis aus aspal beton (AC-WC) sepanjang 1.751 meter dengan lebar 5 meter. Pekerjaan ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp1,4 miliar dan telah rampung 100 persen.

Peninjauan kemudian berlanjut ke ruas Jalan Dorowati–Podourip yang membentang dari pertigaan Pasar Dorowati hingga pertigaan Desa Podourip sepanjang 5,1 kilometer. Ruas ini menjadi jalur penghubung antara Kecamatan Klirong dan Kecamatan Petanahan.

Pekerjaan pemeliharaan berkala di ruas tersebut juga telah selesai 100 persen dengan penanganan berupa pengecoran beton sepanjang 632 meter dan lebar 5 meter, melalui nilai kontrak sebesar Rp1,7 miliar.

Di lokasi tersebut, warga yang melintas menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pembangunan jalan. Salah satunya disampaikan Suyitno, yang juga menanyakan rencana perbaikan ruas jalan di sisi timur menuju Pasar Dorowati karena kondisinya masih mengalami kerusakan cukup parah.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Kebumen berencana melanjutkan perbaikan ruas Jalan Dorowati–Podourip menuju Pasar Rendeng melalui APBD Perubahan Tahun 2026 dengan penanganan berupa pengecoran beton.

Titik monitoring terakhir sekaligus penutup rangkaian kunjungan berada di Jembatan Daslim/Sidoagung yang terletak di ruas Jalan Tanggeran–Plarangan. Jembatan ini menjadi penghubung antara Kecamatan Sruweng dan Kecamatan Karanganyar.

Pembangunan Jembatan Daslim/Sidoagung Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak Rp1,79 miliar telah selesai 100 persen sehingga kini sudah dapat dilalui kendaraan. Kehadiran Bupati Lilis disambut antusias masyarakat. Anak-anak sekolah maupun warga mengaku sangat terbantu dengan rampungnya pembangunan jembatan tersebut.

"Terima kasih kepada Pemkab Kebumen dan Ibu Bupati yang sudah memperbaiki Jembatan Daslim sehingga sekarang menjadi lebih bagus dan lebih kokoh. Kami yakin jembatan ini sangat bermanfaat karena sekarang tidak perlu memutar jalan lagi. Saat jembatan amblas dan masih dalam proses perbaikan, kami harus memutar cukup jauh," ujar Liza, salah seorang warga yang menunggu kedatangan Bupati Lilis.

Bupati Lilis kemudian berinteraksi langsung dengan warga. "Senang enggak?" tanyanya, yang langsung dijawab serempak oleh warga dengan penuh semangat, "Senang banget!"

Meski Jembatan Daslim telah selesai diperbaiki, warga juga berharap ruas Jalan Tanggeran–Plarangan yang membentang di atas jembatan tersebut segera diperbaiki karena kondisinya masih rusak.

"Insyaallah kami perbaiki. Mohon bersabar, sekarang masih proses tender," ujar Bupati Lilis.

Saat ini, pemeliharaan berkala ruas Jalan Tanggeran–Plarangan sedang memasuki proses tender dengan pagu anggaran sebesar Rp4,5 miliar dan waktu pelaksanaan selama 120 hari kalender.

Penanganan tahap awal meliputi pengaspalan sepanjang 1.258 meter serta pengecoran beton sepanjang 737 meter dengan lebar masing-masing 4,5 meter, sehingga total panjang penanganan mencapai 1.995 meter. Seluruh pekerjaan tersebut dialokasikan melalui APBD Perubahan Tahun 2026.

Selanjutnya, sisa penanganan ruas jalan akan dilanjutkan melalui alokasi APBD Murni Tahun 2027 guna memastikan seluruh ruas jalan tersambung dalam kondisi mantap.(*)