Acara Peringatan milad UNIMUGO yang ke 32 yang digelar di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat.(ft ist) 
GOMBONG, (seputarkebumen.com)-Memperingati Milad ke-32, Universitas Muhammadiyah Gombong (UNIMUGO) menegaskan komitmennya menjadi perguruan tinggi unggul melalui berbagai langkah transformasi. Di bawah tema "Bersinergi, Berkinerja, dan Berkemajuan Menuju UNIMUGO Unggul", kampus ini menyiapkan sejumlah program strategis, mulai dari pendirian Fakultas Kedokteran, pembukaan program pascasarjana, digitalisasi sistem kampus, hingga pembangunan Pondok Pesantren Mahasiswa.

Peringatan milad yang digelar di Aula Lantai 3 Gedung Rektorat UNIMUGO, Senin (6/7/2026), dihadiri Rektor beserta ratusan dosen dan karyawan. Milad tahun ini memiliki makna istimewa karena dihitung sejak berdirinya Akademi Keperawatan (Akper) pada 1994 sekaligus menandai lima tahun perjalanan UNIMUGO sebagai universitas.

Dalam sambutannya, Rektor UNIMUGO, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., mengajak seluruh sivitas akademika menjadikan milad sebagai momentum introspeksi sekaligus memperkuat semangat membangun kampus secara bersama-sama.

"Milad adalah saat yang tepat untuk bermuhasabah. Ketika sudah menjadi bagian dari sistem UNIMUGO, maka apa pun profesinya harus mendukung seluruh program kampus. Jangan hanya datang untuk bekerja, tetapi berikan kontribusi terbaik bagi kemajuan UNIMUGO. Satukan pikiran, tenaga, hati, dan waktu untuk mewujudkan visi bersama. Jangan sampai langkah kita terhenti hanya karena persoalan dana," tegasnya.

Sejak dipercaya memimpin UNIMUGO pada November 2025, Prof. Sofyan mengatakan pihaknya langsung menyusun arah pengembangan kampus melalui Rencana Strategis (Renstra) 2026 yang berfokus pada empat pilar utama, yakni transformasi kelembagaan, akademik, sumber daya manusia (SDM), dan teknologi informasi.

Meski selama ini dikenal kuat di bidang kesehatan, UNIMUGO kini terus memperluas bidang keilmuan dengan menghadirkan program studi baru nonkesehatan, yaitu Teknologi Informasi, Teknik Industri, Hukum, dan Manajemen. Langkah tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang.

Rektor UNIMUGO, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si saat ditemui wartawan.(ft ist) 
Salah satu agenda besar yang tengah dipersiapkan adalah pendirian Fakultas Kedokteran. Tim khusus telah dibentuk dan melakukan studi tiru ke Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Magelang sebagai bagian dari persiapan akademik maupun administratif.

Proposal pendirian Fakultas Kedokteran ditargetkan diajukan bersamaan dengan upaya meraih Akreditasi Institusi Unggul pada awal 2027. Selain itu, UNIMUGO juga menyiapkan pembukaan Program Pascasarjana (S2) Keperawatan, Hukum, dan Manajemen.

Tak hanya berfokus pada pengembangan akademik, UNIMUGO juga menghadirkan inovasi pembelajaran bagi masyarakat. Kampus akan membuka program kuliah khusus bagi perangkat desa dengan sistem pembelajaran hibrida atau blended learning yang memadukan perkuliahan daring dan luring. Program ini diharapkan memberi kemudahan bagi aparatur desa di wilayah yang jauh dari pusat kota untuk melanjutkan pendidikan tinggi.

Dalam bidang digitalisasi, UNIMUGO menggandeng pakar teknologi informasi dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Sekitar 15 sistem informasi yang telah diterapkan di UMS akan diadopsi, mulai dari sistem penerimaan mahasiswa baru, keuangan, akademik, hingga pengelolaan SDM guna menciptakan tata kelola kampus yang lebih modern dan terintegrasi.

Penguatan kualitas dosen juga menjadi perhatian serius. Kampus mendorong peningkatan publikasi ilmiah bereputasi internasional, memperbanyak dosen bergelar doktor, membuka kelas internasional dengan skema double degree, serta memperluas peluang magang mahasiswa ke luar negeri, terutama di kawasan Asia Tenggara seperti Malaysia dan Thailand.

Terobosan lain yang menjadi ciri khas UNIMUGO adalah rencana pembangunan Pondok Pesantren Mahasiswa di atas lahan seluas sekitar 6.700 meter persegi di kawasan Kedungpuji. Pesantren yang dirancang berkapasitas hingga 1.000 santri tersebut nantinya menjadi tempat pembinaan bagi seluruh mahasiswa baru selama tahun pertama masa perkuliahan.

Menurut Prof. Sofyan, konsep tersebut dirancang untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga memiliki karakter, integritas, spiritualitas, kemampuan berpikir kritis, kreatif, serta siap menjadi pemimpin masa depan.

"Kami ingin menghadirkan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan nilai-nilai keislaman. Lulusan UNIMUGO harus memiliki kompetensi akademik yang kuat sekaligus karakter yang berintegritas," ujarnya.

Rangkaian Milad ke-32 UNIMUGO turut dimeriahkan dengan berbagai perlombaan ilmiah dan olahraga yang melibatkan sivitas akademika maupun masyarakat umum. Sementara puncak peringatan dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.(*)