Kapolda Jateng Cup 2026 Siap Digelar, Polda Jateng Buru Talenta E-Sport Terbaik Se-Jawa Tengah


Kabid Humas Polda Jateng, Artanto.(ft sk/ist) 
SEMARANG, (seputarkebumen.com)- Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polda Jawa Tengah akan menggelar Turnamen E-Sport Kapolda Jateng Cup 2026 yang mempertandingkan cabang Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) kategori 5 vs 5. Ajang bergengsi ini tidak hanya menjadi kompetisi bagi para gamer muda, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet e-sport sekaligus sarana mempererat hubungan Polri dengan masyarakat, khususnya generasi muda.

Kabid Humas Polda Jateng, Artanto, mengatakan bahwa turnamen tersebut merupakan bentuk komitmen Polda Jateng dalam merangkul komunitas digital yang terus berkembang pesat di kalangan Generasi Z.

Menurutnya, Jawa Tengah memiliki banyak potensi atlet e-sport yang selama ini belum mendapatkan ruang pembinaan yang maksimal. Melalui Kapolda Jateng Cup 2026, Polda Jateng ingin menjaring sekaligus mengembangkan talenta-talenta muda agar mampu berprestasi di tingkat yang lebih tinggi.

“Banyak anak muda Jawa Tengah yang memiliki kemampuan luar biasa di bidang e-sport. Turnamen ini menjadi kesempatan untuk menemukan bibit-bibit unggul yang nantinya dapat berkembang menjadi atlet profesional dan membawa prestasi bagi daerah maupun Indonesia,” ujar Artanto di Mapolda Jateng, Jumat (12/6/2026).

Turnamen ini dijadwalkan dibuka langsung oleh Kapolda Jateng, Ribut Hari Wibowo, pada 20 Juni 2026 di De Tjolomadoe, Kabupaten Karanganyar.

Berbeda dengan kompetisi e-sport pada umumnya, Kapolda Jateng Cup 2026 menerapkan sistem seleksi berjenjang. Seluruh peserta yang berlaga merupakan tim-tim terbaik hasil kompetisi tingkat kabupaten yang sebelumnya telah digelar oleh jajaran Polres di wilayah Jawa Tengah. Ajang ini juga menjadi tahapan menuju kompetisi E-Sport Kapolri Cup 2026.

Setiap Polres akan mengirimkan dua tim terbaik, terdiri atas satu tim kategori umum dan satu tim kategori pelajar. Dengan format tersebut, persaingan dipastikan berlangsung sengit karena mempertemukan para juara dari berbagai daerah di Jawa Tengah.

Pendaftaran peserta telah dibuka secara daring sejak 11 Juni dan akan berlangsung hingga 15 Juni 2026. Seluruh proses administrasi akan dikelola oleh masing-masing Polres sebagai manajer tim. Sementara itu, technical meeting bagi tim dan pelatih dijadwalkan berlangsung pada 19 Juni 2026.

Selain menyajikan pertandingan kompetitif, Kapolda Jateng Cup 2026 juga dikemas sebagai festival kreatif anak muda. Berbagai kegiatan pendukung turut disiapkan, mulai dari kompetisi cosplay dan coswalk, penampilan musik dari Soulgroove Band, sesi meet and greet bersama atlet e-sport internasional, hingga edukasi literasi keuangan yang didukung oleh IPOT.

Panitia juga menyiapkan total hadiah senilai Rp200 juta yang akan diperebutkan para peserta, mulai dari juara pertama, kedua, ketiga hingga penghargaan Most Valuable Player (MVP).

Artanto menegaskan, pembinaan para atlet muda tidak akan berhenti setelah kompetisi selesai. Polda Jateng berkomitmen terus memetakan dan mendampingi talenta-talenta potensial melalui berbagai program pembinaan yang melibatkan satuan kerja di wilayah masing-masing.

“Melalui kegiatan ini kami ingin membangun jaringan generasi muda yang kreatif, produktif, berprestasi, dan memiliki semangat cinta tanah air. E-sport bukan sekadar permainan, tetapi juga ruang untuk mengembangkan kemampuan, kerja sama tim, disiplin, dan sportivitas,” tegasnya.

Polda Jateng pun mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dan memberikan dukungan langsung kepada para peserta di De Tjolomadoe. Kehadiran penonton diharapkan mampu menambah semangat para atlet muda yang sedang berjuang menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

“Turnamen ini bukan hanya tentang meraih kemenangan, tetapi juga menjadi panggung bagi generasi muda untuk berkembang, berprestasi, dan menginspirasi. Mari bersama-sama merayakan Hari Bhayangkara ke-80 dengan semangat sportivitas, kreativitas, dan prestasi,” tutup Artanto.(*)