![]() |
| PDAM Kebumen saat menggelar kegiatan “Pembinaan Karyawan dan Training Motivasi Capacity Building” di Trio Azana Style Hotel.(*) |
KEBUMEN, (seputarkebumen.com)- Perumda Air Minum Tirta Bumi Sentosa (PDAM) Kebumen terus tancap gas meningkatkan kualitas pelayanan publik. Tak hanya mencatatkan laporan keuangan berpredikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), PDAM juga memasang target ambisius di tahun 2026.
Sebanyak 3.571 Sambungan Rumah (SR) baru ditargetkan terpasang, dengan proyeksi laba setelah pajak mencapai Rp 8,2 miliar. Dari capaian tersebut, dividen untuk Pemerintah Daerah diperkirakan menembus Rp 4,62 miliar, bahkan berpotensi meningkat hingga Rp 5 miliar.
Untuk menopang target tersebut, PDAM Kebumen menggelar kegiatan “Pembinaan Karyawan dan Training Motivasi Capacity Building” di Trio Azana Style Hotel, Jumat (17/04/2026). Sebanyak 136 karyawan mengikuti pelatihan yang dibagi dalam dua sesi.
Direktur PDAM Kebumen, Zein Musta’in, menegaskan bahwa kualitas layanan harus bertumpu pada prinsip utama 5K-TA.
“5K-TA meliputi Kualitas, Kuantitas, Kontinuitas, Keterjangkauan harga, serta Tekanan air yang stabil hingga ke pelanggan. Ini menjadi fondasi pelayanan kami,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, yang mengapresiasi kinerja PDAM sebagai ujung tombak pelayanan kebutuhan dasar masyarakat. Ia menekankan pentingnya inovasi, khususnya melalui digitalisasi layanan agar penanganan keluhan pelanggan semakin cepat dan responsif.
“PDAM bukan sekadar entitas bisnis, tetapi juga BUMD yang memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat,” tegasnya.
Menghadapi potensi musim kemarau mulai Juni mendatang, PDAM telah menyiapkan langkah strategis melalui optimalisasi sumber air permukaan dari sungai dan waduk. Masyarakat pun diimbau mulai beralih dari penggunaan air tanah guna menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah penurunan muka tanah.
Selain itu, upaya konservasi juga terus didorong melalui pembuatan lubang biopori dan sumur resapan di kawasan sumber air, sebagai bagian dari komitmen menjaga keberlanjutan pasokan air bersih.
Dengan dukungan penyertaan modal dari Pemerintah Daerah, PDAM Kebumen optimistis mampu menghadirkan layanan yang semakin ramah, solutif, dan terjangkau. Tarif air untuk pemakaian 10 meter kubik pertama pun tetap dijaga sekitar Rp 53.000, atau setara 4 persen dari UMP, demi memastikan akses air minum aman bagi seluruh masyarakat Kebumen.(*)







