![]() |
| Acara silaturahmi Forkopincam paguyuban kades dan persatuan perangkat desa di Kecamatan Sruweng.(ft ist) |
Acara ini dihadiri unsur Forkopimcam, Paguyuban Kepala Desa Abdi Praja, Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta tokoh agama dan tokoh masyarakat. Kepala Desa Jatimalang, Parjono Yudo Lukito, selaku tuan rumah, memimpin pembacaan ikrar halalbihalal yang berlangsung penuh khidmat.
Dalam sambutannya, Parjono mewakili seluruh kepala desa dan perangkat desa se-Klirong menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada Bupati Kebumen, sekaligus mendoakan agar senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin daerah.
Camat Klirong, Eko Purwanto, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi wujud kekompakan dan semangat “sengkuyung” antar pemerintah desa. Ia juga menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Kabupaten Kebumen terhadap pembangunan infrastruktur di wilayahnya.
Menurutnya, sejumlah ruas jalan seperti Dorowati–Tambakagung kini telah diperbaiki dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Pihaknya pun menyatakan kesiapan penuh untuk mendukung visi pembangunan “Kebumen Berdaya”.
Sementara itu, Bupati Lilis Nuryani menegaskan pentingnya peran perangkat desa sebagai ujung tombak pelayanan publik. Ia mengingatkan agar pelayanan kepada masyarakat dilakukan dengan pendekatan yang sabar, ramah, dan humanis.
“Perangkat desa adalah wajah pemerintah yang paling dekat dengan masyarakat. Layani warga dengan senyum dan kesabaran, karena kepuasan masyarakat sangat ditentukan dari pelayanan di tingkat desa,” pesannya.
Di tengah tantangan keterbatasan anggaran akibat kebijakan pusat, Bupati memastikan komitmen Pemkab Kebumen untuk terus melanjutkan pembangunan infrastruktur. Pada tahun 2026, anggaran sekitar Rp176 miliar telah disiapkan untuk perbaikan jalan dan jembatan.
Ia juga meminta masyarakat untuk memahami bahwa pembangunan dilakukan secara bertahap berdasarkan skala prioritas.
Tak hanya itu, Bupati turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup hemat energi sebagai respons terhadap kondisi global yang penuh ketidakpastian.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi, dalam kesempatan tersebut Bupati Lilis secara simbolis menyerahkan tali asih kepada delapan perangkat desa yang telah memasuki masa purna tugas. Momen ini menjadi ungkapan terima kasih atas pengabdian mereka dalam melayani masyarakat.
Acara semakin bermakna dengan tausiyah dari Kyai Haji Sarwono asal Karanggayam yang menekankan pentingnya menjaga silaturahmi sebagai fondasi memperkuat ukhuwah islamiyah. Ia menegaskan, sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas serta mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.(*)







