Ombak Ganas Karangbolong Renggut Nyawa Remaja Asal Bekasi


Petugas gabungan dan keluarga korban saat mengevakuasi korban di rumah sakit.(ft ist) 
KEBUMEN, (seputarkebumen.com)- Suasana liburan di Pantai Karangbolong berubah menjadi duka mendalam setelah seorang remaja dilaporkan meninggal dunia akibat terseret ombak, Minggu sore (22/3/2026).

Korban diketahui bernama Condro Aji Wicaksono (18), wisatawan asal Cibitung, Kabupaten Bekasi. Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 16.15 WIB saat korban tengah bermain air di tepian pantai.

Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengungkapkan, kejadian bermula ketika sejumlah pengunjung berada di sekitar bibir pantai dan area karang. Tanpa diduga, gelombang besar datang dan menyeret beberapa wisatawan ke tengah laut.

“Dari keterangan saksi, saat itu ombak tiba-tiba datang cukup besar dan menarik pengunjung yang sedang berada di tepian,” jelas Kapolres, Senin (23/3).

Salah satu saksi mata, Yuga Natha Aswangga, melihat dua orang terseret arus. Ia bersama pengunjung lainnya langsung berusaha memberikan pertolongan secepat mungkin.

Dalam situasi genting tersebut, korban sempat berteriak meminta agar adiknya, Handaru Kawidaka (6), diselamatkan terlebih dahulu. Permintaan itu berhasil dipenuhi—sang adik selamat dari maut.

Namun nahas, korban justru terseret lebih jauh oleh arus laut. Sekitar 15 menit kemudian, ia ditemukan di bibir pantai dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Petugas SAR bersama anggota kepolisian yang siaga di lokasi langsung memberikan pertolongan pertama, termasuk napas buatan dan resusitasi jantung paru (RJP). Sayangnya, upaya tersebut tidak berhasil menyelamatkan nyawa korban.

Korban kemudian dilarikan ke IGD RSU PKU Muhammadiyah Gombong, namun tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia.

Hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Gejala yang muncul, seperti bibir dan kuku membiru, mengarah pada asfiksia akibat tenggelam. Korban diduga terseret arus bawah hingga sekitar 30 meter dari garis pantai.

Kapolres Kebumen mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama di wilayah dengan karakter ombak besar seperti Pantai Karangbolong.

“Jangan bermain terlalu ke tengah. Ombak di selatan terkenal kuat dan berbahaya. Orang tua juga harus meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak,” tegasnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keindahan pantai selatan menyimpan potensi bahaya yang tidak boleh dianggap remeh.(*)