Ketua BAZNAS Kabupaten Kebumen, Ahmad Sahli Syam, S.T., M.T., menjelaskan bahwa dana ZIS yang disalurkan mencapai Rp2.175.481.576 dan diperuntukkan bagi 6.349 mustahik dari tujuh asnaf. Penerima bantuan berasal dari 124 desa di wilayah Kecamatan Adimulyo, Ayah, Buayan, Gombong, Kuwarasan, Rowokele, dan Sempor.
Menurutnya, penyaluran dana tersebut difokuskan pada lima program unggulan BAZNAS, yakni Kebumen Sehat, Kebumen Cerdas, BAZNAS Peduli, Kebumen Taqwa, dan Kebumen Makmur.
“Program BAZNAS Peduli menjadi yang terbesar dengan alokasi sekitar Rp1,14 miliar. Sementara Kebumen Cerdas menerima sekitar Rp632 juta untuk mendukung sektor pendidikan masyarakat,” ujar Ahmad Sahli Syam.
Kegiatan ini turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kebumen, Edi Rianto, yang mewakili Bupati Kebumen Lilis Nuryani. Dalam sambutan tertulisnya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada para muzakki yang telah mempercayakan penyaluran zakat melalui BAZNAS.
Ia berharap semangat berbagi di masyarakat Kebumen terus tumbuh serta diiringi pengelolaan zakat yang semakin profesional, transparan, dan tepat sasaran.
“Jika kepercayaan masyarakat terus terjaga, maka manfaat zakat akan semakin luas dan mampu membantu lebih banyak warga untuk hidup lebih layak,” ujar Sekda saat membacakan sambutan Bupati.
Selain penyerahan bantuan, kegiatan juga diisi tausiyah oleh KH Mudhofir. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara ilmu fikih dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.
“Fikih tanpa akhlak bisa menjadikan seseorang fasik, sedangkan akhlak tanpa fikih dapat menjerumuskan pada kekeliruan. Keduanya harus berjalan seimbang,” tuturnya sembari mengajak masyarakat memanfaatkan sisa bulan Ramadhan dengan memperbanyak amal saleh.
BAZNAS Kebumen juga mencatat kinerja positif sepanjang tahun 2025 dengan total penghimpunan ZIS mencapai Rp11,7 miliar dari 4.440 muzakki. Dana tersebut telah disalurkan kepada lebih dari 21 ribu mustahik, termasuk bantuan kemanusiaan untuk korban bencana di Aceh, Sumatra, hingga Palestina.
Acara ini turut dihadiri jajaran asisten Sekda, pimpinan OPD, Forkopimcam dari tujuh kecamatan, pimpinan bank mitra, kepala desa, serta perwakilan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) se-Kecamatan Kuwarasan.(*)






