![]() |
| Petugas menemukan obat-obatan yang dikonsumsi korban.(ft ist) |
Korban diketahui bernama Isroi Usman (56), seorang wiraswasta yang telah lama tinggal seorang diri sejak istrinya meninggal dunia.
Peristiwa tersebut pertama kali terungkap sekitar pukul 16.30 WIB. Salah satu tetangga korban, M Khasbun, mengaku mencium aroma tak sedap dari arah rumah Isroi. Merasa ada yang tidak beres, ia bersama warga lain berusaha menelusuri sumber bau tersebut.
Kecurigaan warga semakin kuat saat salah seorang mengintip ke dalam rumah dan melihat korban dalam posisi telungkup serta dalam kondisi sudah membusuk. Warga kemudian berinisiatif mendobrak pintu yang terkunci dari dalam sebelum melaporkan kejadian itu ke Polsek Alian.
Kapolres Kebumen, I Putu Bagus Krisna Purnama, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, begitu laporan diterima, personel Polsek Alian bersama tim gabungan dari Polres Kebumen, Inafis, PMI, perangkat desa, serta tenaga medis Puskesmas Alian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Dari hasil olah TKP tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Pintu rumah terkunci dari dalam, tidak ada barang berharga yang hilang, serta tidak ditemukan luka akibat benda tajam, tumpul, maupun jerat,” jelasnya, Selasa (24/2/2026).
Selanjutnya, jenazah korban dibawa ke RSUD dr. Soedirman Kebumen untuk pemeriksaan medis lanjutan. Hasil pemeriksaan menunjukkan tubuh korban telah mengalami pembusukan dan diperkirakan meninggal dunia sekitar empat hingga lima hari sebelum ditemukan.
Diketahui, korban memiliki riwayat penyakit stroke dan diabetes. Berdasarkan pemeriksaan awal, polisi menduga korban meninggal akibat komplikasi penyakit yang dideritanya. Namun, penyebab pasti kematian tidak dapat dipastikan tanpa autopsi.
Pihak keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian tersebut sebagai musibah. Polisi pun memastikan tidak ditemukan unsur tindak pidana dalam peristiwa ini dan menyatakan kasus tersebut sebagai kematian wajar.
Menurut keterangan warga, korban terakhir terlihat beberapa hari sebelum memasuki bulan puasa. Jenazah telah dimakamkan pada Senin malam dengan diantar keluarga dan warga sekitar.(*)









