![]() |
| Lokasi Obyek Wisata Kolam renang Watugede Desa Penusupan, Kecamatan Sruweng.(ft ist) |
Korban diketahui bernama Jundullah Sabiluna Habibi, pelajar kelas 4 SD, warga Kelurahan Panjatan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama melalui Wakapolres Kompol Faris Budiman menjelaskan, peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 09.25 WIB. Saat itu, korban masuk ke kolam renang dengan kedalaman sekitar 1,8 meter tanpa pengawasan langsung dari orang tua atau pendamping.
“Korban masuk ke kolam yang cukup dalam dan luput dari pengawasan. Ini yang menjadi faktor utama terjadinya peristiwa tersebut,” terang Kompol Faris.
Diketahui, korban datang ke lokasi wisata bersama teman-temannya, didampingi beberapa orang dewasa. Namun, pada saat kejadian, korban terpisah dari pengawasan. Sejumlah pengunjung sempat melihat korban berada di dalam kolam, namun mengira ia sedang berlatih menyelam.
Tak berselang lama, tubuh korban terlihat dalam kondisi tidak bergerak di dasar kolam. Menyadari hal tersebut, pengunjung dan saksi di sekitar lokasi segera melakukan evakuasi dan membawa korban ke RS PKU Muhammadiyah Sruweng.
“Setelah dilakukan pemeriksaan medis, dokter menyatakan korban telah meninggal dunia akibat kekurangan oksigen karena tenggelam,” lanjut Kompol Faris.
Petugas Polsek Sruweng bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Kebumen segera melakukan olah tempat kejadian perkara, pendataan saksi, serta koordinasi dengan pihak medis. Dari hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, dan tidak ada indikasi unsur pidana dalam peristiwa tersebut.
Pihak keluarga korban menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi, yang dituangkan dalam surat pernyataan resmi.
Menanggapi peristiwa ini, Polres Kebumen mengimbau kepada para orang tua dan pendamping agar selalu melakukan pengawasan ketat terhadap anak-anak, khususnya saat berada di area wisata air. Selain itu, pengelola dan pengunjung diharapkan meningkatkan kewaspadaan demi mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.(*)












